Member Archives - ASD CooperativeASD Cooperative
boxed
color
#666666
https://www.asdc.co.id/wp-content/themes/zap/
https://www.asdc.co.id/
#7AB317
style4

Archive for the ‘Member’ Category

Kegiatan ASDC

27
May

budidaya jahe

Program Budidaya Jahe merupakan kelanjutan dari Program Pinjaman Produktif Pertanian. Budidaya Jahe ini dijalankan oleh Tgk. Faisal Jalal dari Kec. Kutablang dibawah supervisi Manajer Bisnis KSP ASDC Bapak Teuku Syahrial. Sampai dengan berita ini diturunkan sudah ada 2000 pot jahe yang jumlahnya per pot bervariasi antara 2 – 4 bibit.

Jahe tersebut di budidayakan di lokasi Dayah Entrepreneur Aceh Kec. Juli, Kab. Bireuen. Menurut perkiraan Jahe tersebut dapat dipanen awal tahun 2016, karena masa panen Jahe berkisar antara 8 hingga 12 bulan.

22
May

budidaya kepiting soka

Kepiting Soka/Asoka atau Kepiting Bakau adalah kepiting yang sedang mounting atau berganti cangkang. Setiap 20 hari, kepiting melepaskan cangkang karena tidak sesuai lagi dengan ukuran tubuh yang terus membesar. Di hari ke-19, cangkang lama terlepas, dan cangkang baru belum mengeras. Saat itulah kepiting dipanen.

Kepiting ini bisa untuk disajikan dalam bentuk sup, olahan seafood, abon, peyek kepiting, atau dibuat dengan saus tiram atau saus lada hitam. Kepiting bisa dimakan seluruhnya termasuk cangkang dan capitnya karena lembut.

Kepiting Soka ini dibudidayakan oleh Bapak Mukhlis (34 tahun), warga desa Keude Lueng Putu Kec. Bandar Baru, Pidie Jaya. Lokasi budidaya bertempat di tambak milik Bapak Mukhlis di desa Cut Njong, arah utara kecamatan yang sama. Pak Mukhlis merupakan Nasabah KSP ASDC, keluarganya juga merupakan Nasabah ASDC (Hj. Ainol Mardhiah/Ibu).

Dalam waktu 1 bulan Kepiting dapat dipanen 2 kali dengan jumlah 20 – 25 Kg setiap masa panen. Hasil panen biasanya dijual ke Medan, Sumatera Utara.

16
Apr

IMG_2606 ed

Lhokseumawe (15/4). Ibu Azizah (40 tahun), anggota KSP ASDC mengalami musibah kebakaran. Dalam musibah tersebut, rumah berkonstruksi kayu beserta isinya ludes terbakar. Rumah tersebut berlokasi di Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Kebakaran terjadi pada hari Senin (13/4) sekitar pukul 14.00 Wib, api diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik (korseleting).

Ibu Azizah merupakan anggota sekaligus peminjam di KSP ASDC yang bernaung dalam Kelompok Usaha “Mameh”. Sehari-harinya Ibu Azizah berjualan di warung yang berlokasi tidak jauh dari rumahnya. Di warung tersebut ia berjualan mie, aneka minuman, jagung bakar, dengan omset rata-rata Rp. 300.000,- perhari. Penghasilannya dari warung tersebut sangat membantu biaya hidup keluarga. Suaminya bekerja sebagai pekerja lepas di kecamatan tersebut.

Ibu Azizah termasuk kategori peminjam yang performanya bagus, musibah ini tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap berusaha, demikian disampaikan Ibu Sri Wahyuni selaku Kepala Cabang Gandapura saat menyerahkan bantuan. Bantuan berupa sembako tersebut diserahkan pada hari Rabu (15/4) kemarin didampingi oleh Badan Pengurus ASDC.

IMG_2611 ed

17
Nov

Samsul Bahri(47), merupakan borrower Micro Enterprise yang memiliki usaha grosir kue kering yang beralamatkan di Kelieubeut, Kec Pidie. Micro Enterprise adalah salah satu bentuk pelayanan ASD Cooperative yang diperuntukkan untuk para pengusaha menengah ke bawah. Melalui informasi dari sang istri yang sudah terlebih dahulu bergabung di ASD Cooperative sebagai borrower Micro Loan, Samsul yang memang sedang membutuhkan modal usaha tertarik untuk bergabung di ASD Cooperative. read more

0 No comments
17
Nov

Bagi masyarakat Aceh tentunya tidak asing lagi dengan aneka jenis kue kering dengan label “RAHAYU”.  Label ini merupakan sebuah label usaha kue kering yang dirintis oleh  Ibu Rahayu Yuhana (38), seorang ibu rumah tangga dari Desa Pante Gajah Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen.  read more

0 No comments
17
Nov

Nazriati mulai bergabung dengan ASD Cooperative pada tahun 2008 memulai usahanya dengan membuat kue donat yang dititipkan penjualannya pada warung warung kopi. Dengan bermodalkan pinjaman Rp 2 juta dari ASD Cooperative, Nazriati dengan keuletannya berhasil mengembangkan usaha kue donatnya. Setelah sukses dengan pinjaman pertaman, Nazriati langsung melanjutkan pinjaman ke dua sebesar Rp 3 juta. read more

0 No comments
17
Nov

Fitriani (35), seorang ibu rumah tangga yang sukses dengan usaha es dewetnya. Dengan niat membantu perekonomian keluarga, Ibu Fitri merintis usaha kecil-kecilan menjual Es Dewet racikannya sendiri di rumahnya. Melihat banyak peminat pada Es Dewetnya yang sangat segar dan nikmat itu, Ibu Fitri bertekat mengembangkan usahanya itu. read more

0 No comments
17
Nov

Rosna(36) adalah seorang pemilik industri pengolahan sagu di Desa Ulee Tutue Kec Mutiara Timur, Kab Pidie, yang sudah bergabung dengan ASD Cooperative selama dua tahun. read more

0 No comments
17
Nov

Nuraini (48) Wanita yang murah senyum ini menghabiskan hari-harinya menjalankan usaha pembuatan Tembakau Suntil (bakongasoe/tembakau gulung) bersama sang suami.

Usaha yang mereka rintis sudah berjalan kurang lebih 10 tahun, namun, semenjak suaminya meninggal dunia 2 tahun silam, Ibu Nuraini mengembangkan usahanya menjadi penampung dengan cara membeli hasil tembakau suntil warga sekitar yang mayoritas bekerja sebagai petani tembakau. read more

0 No comments
17
Nov

Nurhayati (48) merintis usaha pembuatan roti bersama dengan suami tercinta Heri Rahmat. Sebelumnya ketika masih terjadi komflik bersenjata RI – GAM, Nurhayati menekuni usaha pembuatan kerupuk di Desa Asir-asir Kota Takengon.
Walaupun pendapatan yang diperoleh dari usaha tersebut pas-pasan, Nurhayati tetap berusaha bertahan demi menghidupi keluarganya yang sudah memiliki 4 orang anak. read more

0 No comments
seta
paged
Loading posts...
magnifier
#5c5c5c
on
loading
off